Jumat, 28 Januari 2011

Rasi Bintang

 bagi yang mau tauu silahkan di baca http://www.cute-smiley.com

Suatu rasi bintang atau konstelasi adalah sekelompok bintang yang tampak berhubungan membentuk suatu konfigurasi khusus. Dalam ruang tiga dimensi, kebanyakan bintang yang kita amati tidak memiliki hubungan satu dengan lainnya, tetapi dapat terlihat seperti berkelompok pada bola langit malam. Manusia memiliki kemampuan yang sangat tinggi dalam mengenali pola dan sepanjang sejarah telah mengelompokkan bintang-bintang yang tampak berdekatan menjadi rasi-rasi bintang. Susunan rasi bintang yang tidak resmi, yaitu yang dikenal luas oleh masyarakat tapi tidak diakui oleh para ahli astronomi atau Himpunan Astronomi Internasional, juga disebut asterisma. Bintang-bintang pada rasi bintang atau asterisma jarang yang mempunyai hubungan astrofisika; mereka hanya kebetulan saja tampak berdekatan di langit yang tampak dari Bumi dan biasanya terpisah sangat jauh.

Pengelompokan bintang-bintang menjadi rasi bintang sebenarnya cukup acak, dan kebudayaan yang berbeda akan memiliki rasi bintang yang berbeda pula, sekalipun beberapa yang sangat mudah dikenali biasanya seringkali ditemukan, misalnya Orion atau Scorpius.

Himpunan Astronomi Internasional telah membagi langit menjadi 88 rasi bintang resmi dengan batas-batas yang jelas, sehingga setiap arah hanya dimiliki oleh satu rasi bintang saja. Pada belahan bumi (hemisfer) utara, kebanyakan rasi bintangnya didasarkan pada tradisi Yunani, yang diwariskan melalui Abad Pertengahan, dan mengandung simbol-simbol Zodiak.

Beragam pola-pola lainnya yang tidak resmi telah ada bersama-sama dengan rasi bintang dan disebut asterisma, seperti Bajak (juga dikenal di Amerika Serikat sebagai Big Dipper) dan Little Dipper

nahh ini beberapa gambar rasi bintang yang sering muncul...

rasi bintang ophiuchus

rasi bintang leo

rasi bintang orion

rasi bintang pari

rasi bintang scorpio

rasi bintang cassiopeia

Badai Komet di Matahari

Kala sebagian dari kita mencemaskan perilaku Matahari yang kian meningkat dan berujung pada aktivitas badai Matahari besar–besaran pada Desember 2012 kelak yang berpotensi memicu kiamat di Bumi, mitos yang berkembang menjadi urban legend padahal dari sisi fisika Matahari dan astronomi tidak memiliki bukti kuat, badai dalam jenis lain justru benar–benar terjadi di Matahari.



Selama sepuluh hari berturut–turut, tepatnya antara 13 hingga 22 Desember 2010, lingkungan di sekitar Matahari digempur 25 komet pelintas dekat Matahari (sungrazer atau sundiving), atau 5 komet per dua hari. Ini lima kali lipat lebih besar dibanding rata–rata normal bagi komet sungrazer, sehingga peristiwa tersebut merupakan badai komet.

Salah satu komet sungrazer yang terlibat dalam badai komet Desember 2010. Kiri: komet nampak utuh dalam citra LASCO C2 20 Desember 2010 pukul 16:38 UT. Kanan: dalam 5 jam kemudian coma telah menguap habis dan hanya menyisakan ekor komet yang samar. Kredit foto : SOHO

Akibat terangnya langit disekitar Matahari, tak satupun dari 25 komet sungrazer itu yang bisa diamati mata manusia di Bumi meski menggunakan teleskop terkuat sekalipun. Berterima kasihlah kepada SOHO (Solar and Heliospheric Observatory), satelit tua produk kolaborasi badan ruang angkasa AS (NASA) dan konsorsium Eropa (ESA) yang telah bertengger di orbitnya sejauh 1,5 juta km dari Bumi sejak 1995, karena hanya dengan mata tajamnyalah khususnya melalui teleskop LASCO (Large Scale Coronagraph) C2 dan C3, badai komet ini bisa teramati. LASCO bertumpu pada koronagrafnya yang memblokir cakram fotosfer Matahari yang menyilaukan, ibarat menciptakan gerhana Matahari artifisial secara terus menerus yang memungkinkan lingkungan langit di dekat matahari bisa diamati dengan lebih seksama.

Astronom Matthew Knight dari Observatorium Lowell di Flagstaff, Arizona (AS) menggarisbawahi bahwa semua komet yang terlibat dalam peristiwa badai komet sungrazer tersebut adalah komet mini, dengan garis tengah hanya puluhan meter. Komet–komet itu juga merupakan komet es, yakni komet yang intinya merupakan gumpalan material volatil dan debu yang diikat es. Konsekuensinya, ketika komet–komet tersebut bergerak menuju perihelionnya (titik terdekat orbitnya dengan Matahari), peningkatan suhu akibat penyinaran Matahari menyebabkan sublimasi es menjadi uap sehingga timbul emisi debu, uap air dan material volatil lainnya dengan intensitas yang kian bertambah. Secara kasat mata hal ini nampak sebagai terbentuknya dan meningkatnya ukuran coma beserta kecerlangannya.

Pada komet sungrazer kecil, termasuk yang terlibat badai komet ini, peningkatan suhu kala mendekati perihelionnya demikian besar sehingga terjadi sublimasi brutal yang menguapkan seluruh massa inti komet tanpa sisa.

Dari 2.000 buah komet sungrazer yang telah terdeteksi SOHO selama ini, 83 % di antaranya dikategorikan sebagai keluarga komet Kreutz. Komet–komet yang tergabung dalam keluarga komet ini, yang mengambil namanya dari Heinrich Kreutz astronom berkebangsaan Jerman yang pertama kali memperlihatkan hubungan antara komet–komet sungrazer, merupakan komet berorbit retrograde karena memiliki inklinasi 144o dan longitude perihelion di sekitar 280o–282o. Analisis dinamika anggota keluarga komet Kreutz oleh astronom Brian Marsden dari Harvard Minor Planet Center memperlihatkan sekuens evolusi komet yang mengesankan yang telah dimulai lebih dari dua millenium lalu.

Komet Ikeya–Seki, diabadikan 
astronom Roger Lynds 
di observatorium Kitt Peak, 
Arizona (AS) pada 29 Oktober 1965. 
Ikeya–Seki merupakan anggota utama 
keluarga komet Kreutz.
Komet–komet dari keluarga komet Kreutz
inilah yang berpartisipasi 
dalam badai komet Desember 2010
Kredit foto : NASA

Komet–komet Kreutz kemungkinan besar berasal dari sebuah komet sangat besar (dengan diameter inti ~100 km atau lebih dari dua kali lipat diameter inti komet legendaris Hale–Bopp) yang menempuh orbit sangat lonjong (eksentrisitas ~ 0,99) dengan periode 600–700 tahun yang mencapai perihelionnya di tahun 372 SM. Aristoteles, Ephorus dari Cymea dan sejarawan Callisthenes dari Olynthus turut menjadi saksi munculnya komet ini, namun yang mengejutkan tak satupun peradaban di luar Yunani (misalnya Cina atau Mesir) yang mencatatnya. Saat itu komet terlihat sangat cemerlang dengan ekor sangat panjang memenuhi langit. Berselang beberapa waktu kemudian terjadilah gempa besar Achaea yang menghancurleburkan kota Helice dan Buris. Inilah yang kelak di kemudian hari membuat Aristoteles menabalkan komet sebagai benda langit pembawa berita buruk, sebuah miskonsepsi yang terus bertahan hingga kini.
Ephorus dari Cymea menyebut komet tersebut kemudian nampak terpecah menjadi dua bagian. Dengan besarnya diameter inti komet dan sangat dekatnya perihelion dengan Matahari (diindikasikan hanya 70.000 km dari permukaan fotosfer), gaya pasang surut gravitasi (tidal) Matahari memungkinkan terjadinya fragmentasi (pemecah–belahan) inti mengingat perihelion komet telah memasuki ruang Hill (orbit Roche) Matahari. Namun pernyataan Ephorus tidak disokong oleh sumber–sumber lain. Analisis memperlihatkan meski fragmentasi kemungkinan besar terjadi, namun fragmen–fragmennya mustahil untuk bisa dilihat mengingat dengan dekatnya perihelion terhadap Matahari, langit menjadi sangat terang sehingga komet takkan terlihat di siang bolong.

Tidak ada catatan yang jelas mengenai komet sejenis di abad kelima. Catatan berikutnya memperlihatkan komet yang sama muncul lagi di tahun 1106 M dan teramati oleh hampir semua peradaban yang eksis saat itu seperti Romawi (Timur), Cina, Jepang, Korea dan Islam. Komet teramati hingga 40 hari di siang bolong sejak Februari 1106, sangat terang dengan ekor sangat panjang (60°–100°). Marsden mengestimasi komet ini (yang dikatalogkan sebagai komet X/1106 C1) hanya sejauh 70.000 km dari permukaan fotosfer Matahari saat mencapai perihelionnya dan terfragmentasi dalam 1,8 jam kemudian. Fragmentasi demi fragmentasi saat berada di titik perihelionnya inilah yang menghasilkan beraneka ragam fragmen dari berbagai ukuran, yang kemudian menjadi keluarga komet Kreutz. Fragmentasi yang sama juga membuat karakter orbit tiap fragmen yang terbentuk menjadi sedikit berubah dibanding induknya.

Gangguan gravitasi 4 planet besar tata surya (Jupiter, Saturnus, Uranus dan Neptunus) pun berperan mengubah orbit tiap fragmen, sehingga periodenya merentang antara 700 tahun hingga 900 tahun. Cukup banyak fragmen mini yang terbentuk dan tak teramati meski tiba di perihelionnya. Namun ada beberapa fragmen besar yang terbentuk sehingga nampak sangat terang dan bisa diamati dengan mudah. Salah satunya adalah komet Ikeya Seki (C/1965 S1), dengan diameter ~5 km yang nampak sejak September 1965 hingga Januari 1966 dan pada puncaknya memiliki magnitude visual –11 (hampir menyamai Bulan purnama) kala melintas 450.000 km dari permukaan fotosfer Matahari.

Jadi, peristiwa badai komet di Matahari pada bulan Desember 2010 lalu bukanlah peristiwa yang datang secara tiba–tiba. Badai tersebut merupakan rentetan kemunculan komet sungrazer, yang pemicunya diinisiasikan pada 2.400 tahun silam. Apakah badai komet ini berpengaruh pada Bumi? Dengan karakteristik orbitnya yang retrograde dan tidak bersinggungan dengan orbit Bumi, komet–komet sungrazer memiliki probabilitas nol untuk bertabrakan dengan Bumi. Sebaliknya komet–komet sungrazer kerap menyajikan pemandangan langit nan mengesankan, seperti yang terakhir kita alami di tahun 1965 lalu.

Akankah Betelgeuse Meledak Sebelum Tahun 2012 ?

Setidaknya saat ini ada 3 pemberitaan dengan berita utama yang hampir sama. Beritanya menarik loh.  Dalam ketiga berita tersebut, disebutkan Bumi tak lama lagi akan memiliki “Dua Matahari”.


BIntang maharaksasa Betelgeuse yang dipotret oleh
VLT milik ESO pada panjang gelombang
dekat infra merah. Kredit : ESO / Perre Kervella

Salah satu berita menyebutkan Betelgeuse akan mendekat dan supernova mencapai Bumi sebelum tahun 2012 ketika si bintang meledak. Di berita lainnya disebutkan menurut prediksi Brad Carter, dosen fisika senior dari University of Southern Queensland, Australia, saat Betelgeuse meledak sebagai supernova ia akan sangat terang sampai-sampai malam akan menadi seperti siang hari selama satu atau dua minggu.

Nah menarik kan? Apalagi disebutkan bintang maha raksasa merah di Rasi Orion itu akan “meledak” dan tampak seperti “Matahari” akhir tahun ini… ok.. artinya.. kita akan melihat “bintang terang laksana Matahari di tahun 2012. Artinya lagi, apa ini ada kaitannya dengan isu kiamat. Oh la la…

Setelah mencoba mencari tau sumber “kredibel” (paper yang diterbitkan resmi di jurnal ataupun sumber pertama lainnya jika ini bukan hasil penelitian) dari berita tersebut, ternyata diketahui berita tersebut berasal dari salah satu media di Australia.

Dalam berita tersebut pemberitaannya tidak jauh berbeda, yakni kita akan melihat matahari lain menyinari Bumi meski hanya dalam hitungan beberapa minggu. Selain itu ditambahkan juga bahwa ketika ledakan tersebut terjadi, akan ada hujan partikel nutrino yang menghantam Bumi meskipun katanya lagi tidak berbahaya.

Pertanyaannya benarkah ? Simak yuk!

Mengenal Bintang Betelgeuse

Ilustrasi permukaan Betelgeuse yang mendidih. Kredit : ESO / L. Calçada

Betelgeuse, bintang yang satu ini sangat mudah dikenali di langit malam. Ia berada di antara bintang-bintang si rasi sang pemburu aka Orion dan ia juga merupakan bintang terang ke-2 setelah Rigel di rasi tersebut.  Kamu bisa mengenalinya dnegan mudah bahkan ketika dilihat dari kota yang penuh cahaya.
Nama Betelgeuse berasal dari bahasa arab yad al-Jawza yang artinya “tangan Jawza”. Jawza sendiri merupakan nama dari konstelasi Gemini.  Di abad pertengahan karakter pertamanya salah dibaca saat di alihbahasakan ke latin menjadi Bedalgeuze. Dan di masa renaisanse, nama ini kemudian dikoreksi menjadi Betelgeuse.

Bintang yang satu ini masih terhitung muda jika dibandingkan dengan usia Matahari. Namun di kelasnya, ia sudah termasuk bintang tua yang tengah menjalani masa tua sebagai bintang maha raksasa merah.
Usianya hanya beberapa juta tahun  namun kecerlangannya sangat besar, cahayanya 100000 kali cahaya Matahari. Ukuran bintang ini juga raksasa mencapai hampir 1000 kali ukuran Matahari. Ukuran yang ekstrim untuk sebuah bintang yang hidupnya hanya sebentar.

Nah, jika Betelgeuse ditempatkan di pusat Tata Surya, maka Ia akan sangat besar karena ia diselubungi atmosfer 1000 kali Matahari sehingga ia akan mencapai Jupiter dan menelan Merkurius, Venus, Bumi, Mars dan asteroid di sabuk asteroid. Massa bintang ini mencapai sekitar 20 massa Matahari. Bintang yang memiliki massa besar akan memiliki evolusi yang cepat, demikian juga Betelgeuse.
Dalam usianya yang hanya beberapa juta tahun, Betelgeuse saat ini sedang menghadapi masa tuanya sebagai bintang maha raksasa merah dan tak lama lagi akan mendekati akhir hidupnya yakni meledak sebagai supernova.

Betelgeuse ini juga dikenal sebagai bintang variabel, yakni bintang yang cahayanya berubah-ubah.  Sebagai bintang maha raksasa merah, Betelgeuse yang berada pada jarak 640 tahun cahaya ini diketahui ada struktur serupa gelembung raksasa di permukaan bintang yang berdenyut. Bintang Betelgeuse juga diketahui memiliki sejumlah besar materi yang terbuat dari berbagai molekul dan debu yang di daur ulang sebagai bahan bintang generasi berikutnya atau juga planet seperti Bumi. Fakta lainnya, bintang ini mulai mengerut dan mengalami kehilangan materi secara teratur yang setara dengan massa Bumi setiap tahunnya.

Suatu hari, ia akan mengakhiri masa hidupnya dan meledak sebagai supernova dalam beberapa juta tahun lagi. Pada saat itu terjadi, para pengamat di Bumi akan mendapat kesempatan untuk menikmati kecerlangannya yang terang bahkan di siang hari.

Dua Matahari dan Supernova yang mencapai Bumi


Nah, terkait berita yang datang bahwa kita akan melihat dua Matahari di penghujung tahun 2011 selama beberapa minggu dan Betelguese akan meledak dalam rentang sekarang. Perlu diketahui Betelguese berada 640 tahun cahaya dari Bumi.  Jarak yang luar biasa jauh yang artinya cahaya dari Betelgeuse butuh waktu 640 tahun untuk tiba di Bumi dan dilihat manusia.  Jadi, perubahan yang terjadi di bintang tersebut sekarang tidak akan bisa ketahui hanya dalam hitungan detik.

Betelgeuse akan meledak itu benar. Tapi di tahun 2012? Wah luar biasa. Tidak ada indikasi apapun tentang itu dan bahkan pemodelan dan pengamatan pun tidak akan bisa memprediksikan waktu setepat itu.
Yang pasti Betelgeuse tidak akan meledak dalam setahun dua tahun ini. Ia masih membutuhkan waktu jutaan tahun untuk mengakhiri masa tuanya dan meledak.

Dalam berita disebutkan juga supernova itu akan mencapai Bumi ketika bintang meledak. Dalam artikel awal sebelum dialihbahasakan disebut juga yang sampai ke Bumi adalah partikel-partikel nutrino. Hmm..  Lagi-lagi jarak menjadi masalah.

Betelgeuse berada 640 tahun cahaya yang artinya ia berada pada jarak 6.054.738.179.200.000 km atau kira-kira 6 bilyun km. Jarak ini terlalu jauh untuk bisa mengancam manusia.

sumber: http://langitselatan.com/2011/01/23/akankah-betelgeuse-meledak-sebelum-tahun-2012/

Sabtu, 22 Januari 2011

The Triangulum Galaxy

















Triangulum Galaxy terletak hampir 3 juta tahun cahaya dari Bumi. Dan, dalam sebuah studi yang mendorong batas-batas pengamatan saat ini mungkin dari Bumi, sebuah tim NASA dan ilmuwan Eropa mencatat "sidik jari" dari molekul misteri dalam Triangulum Galaxy, serta Galaxy Andromeda.

Mencari tahu mana yang molekul meninggalkan petunjuk ini, yang dikenal sebagai "menyebar band antar bintang" (DIBs), adalah teka-teki yang awalnya tampak sederhana tapi sudah terselesaikan selama hampir seratus tahun. Jawabannya adalah diharapkan dapat membantu menjelaskan bagaimana bintang-bintang, planet dan bentuk kehidupan.


sumber: http://www.nasa.gov/multimedia/imagegallery/iotd.html

Seeing Red



 














Gambar oleh Teleskop luar angkasa Hubble memperlihatkan pemandangan dramatis dari galaksi, spiral M51 dijuluki Whirlpool Galaxy. Dilihat dalam terang dekat-inframerah, sebagian besar cahaya bintang telah dihilangkan, mengungkapkan struktur rangka debu Pusaran Air itu. Ini gambar baru adalah pandangan tajam dari debu padat di M51. Jalur sempit debu diungkapkan oleh Hubble mencerminkan moniker galaksi, Whirlpool Galaxy, seolah-olah mereka berputar-putar menuju inti galaksi.

Asal Usul Facebook

 nie die asal muasalnya fb ato yag biasa kite kenal Facebook.. http://www.cute-smiley.com
 mangga di baca

asal mula Facebook berawal ketika Mark Zuckerberg (saat itu mahasiswa semester II Harvard University) membuat sebuah situs kontak jodoh untuk rekan-rekan kampusnya. Zuckerberg yang terinspirasi dari situs Hot or Not menamai situs buatannya Facemash.com. Metode situs ini yaitu menampilkan dua foto pasangan (pria dan wanita), di mana selanjutnya dua pasangan ini akan dipilih oleh para anggota situs mana pasangan yang paling “hot”. Nah, untuk menampilkan foto-foto pasangan di situs ini, Zuckerberg berupaya dengan segala cara mencari foto-foto rekannya dengan cara keliling ‘door-to-door’ untuk meminta foto.

Saking nekatnya, Zuckerberg membobol akses jaringan komputer kampusnya untuk mendapatkan foto-foto tambahan. Namun aksi ini diketahui pihak kampus dan mereka selanjutnya memblokir situs Facemash.com diikuti dengan tindakan sanksi kepada Zuckerberg dengan ancaman akan memecatnya dari kampus (walaupun ancaman ini tidak jadi direalisasikan). Atas tindakannya itu, Zuckerberg membela diri dengan mengatakan “Tindakan pihak kampus yang memblokir situs facemash.com memang benar alasannya, namun sayang mereka tidak menyadari potensinya yang bisa saja menjadi alat pendongkrak popularitas bagi kampus itu sendiri”. Ia melanjutkan “Cepat atau lambat, nanti juga akan ada orang lain yang membuat situs serupa”.


2004

 Tidak kapok, pada semester berikutnya, tepatnya pada tanggal 4 Februari 2004, Zuckerberg membuat sebuah situs baru bernama “The Facebook” yang beralamat URL:..http://www.thefacebook.com.. Untuk situs barunya ini, Zuckerberg berkomentar sarkas: “Menurutku upaya pihak kampus yang ingin membuat media pertukaran informasi antar civitas akademik yang butuh waktu bertahun-tahun adalah hal yang konyol. Dengan situsku ini, aku bisa mengerjakannya cuma dalam waktu seminggu saja”
















Saat pertama kali diluncurkan “The Facebook” hanya terbatas di kalangan kampus Harvard saja. Dan sungguh menakjubkan! Dalam waktu satu bulan para penggunanya sudah mencakup lebih dari setengah jumlah mahasiswa Harvard saat itu. Selanjutnya, sejumlah rekan Zuckerberg turut bergabung memperkuat tim thefacebook.com. Mereka adalah Eduardo Saverin (analis usaha), Dustin Moskovitz (programmer), Andrew McCollum (desainer grafis), dan Chris Hughes.

Bulan maret 2004, thefacebook.com mulai merambah ke beberapa kampus lain di kota Boston, AS dan juga ke sejumlah kampus ternama seperti Stanford, Columbia, Yale, dan Ivy League. Tak butuh waktu lama, situs ini telah tersebar penggunaannya di hampir semua kampus di AS dan Kanada. Bulan Juni 2004, Zuckerberg, McCollum dan Moskovitz memindahkan markas ke Palo Alto, California. Di sini mereka turut dibantu juga oleh Adam D’Angelo dan Sean Parker.

Pertengahan 2004, thefacebook.com mendapat investasi pertamanya dari
salah seorang pendiri PayPal, Pieter Thiel.

2005

Bulan Mei 2005, thefacebook.com mendapat suntikan dana segar hasil join venture dengan Accel Partners. Tanggal 23 Agustus 2005, thefacebook secara resmi membeli nama domain mereka dari Aboutface.com seharga USD 200.000 dan sejak saat itu penggalan frase “the” tidak dipakai lagi sehingga nama mereka resmi menjadi facebook.com.

Pada tahun 2005 ini juga, facebook telah memperluas jangkauan pengguna ke kalangan pelajar SMA. Masih di tahun yang sama, sejumlah universitas di Meksiko, Inggris Raya, Australia dan Selandia Baru juga sudah bisa menikmati jaringan Facebook.

2006

Awal tahun 2006, Facebook diisukan akan diakuisisi oleh sebuah perusahaan dengan harga USD 750 juta, bahkan tawarannya melonjak hingga USD 2 miliar. Namun kabar ini tak terbukti. Pada bulan April 2006, Facebook mendapat suntikan dana segar USD 25 juta hasil investasi dari Peter Thiel, Greylock Partners, dan Meritech Capital Partners. Bulan Mei tahun yang sama Facebook mulai merambah benua Asia melalui India. Di pertengahan tahun, gilliran Israel dan Jerman. Akhirnya pada 11 September 2006, Facebook merubah status registrasinya menjadi “free to join” bagi semua pemilik alamat email valid di seluruh dunia.

2007

Bulan September 2007, Microsoft mengumumkan telah membeli 1,6% saham Facebook senilai USD 15 miliar. Dalam pengambilan saham ini juga tercakup kesepakatan bahwa Microsoft memiliki hak untuk memasang iklan mereka di Facebook. Melihat langkah ini sejumlah pemain raksasa lain seperti Google, Viacom, Friendster juga mengungkapkan minat mereka untuk berinvestasi di Facebook. Sebelumnya di tahun 2006, Yahoo! telah menawarkan tawaran akuisisi senilai USD 1 miliar. November 2007, seorang miliuner Hongkong Li Ka-shing menanam investasi senilai USD 60 juta di Facebook.

2008

Pada Agustus 2008, majalah Business Week melaporkan sejumlah pihak lain telah ikut menanamkan saham di Facebook sehingga diperkirakan nilai Facebook berkisar antara USD 3.75 miliar sampai USD 5 miliar

nah itu sekilas dari asal usul facebook, so... skarang apakah agan2 sekalian udah punya inspirasi toek buat situs2 jejaring sosial lainnya ? lumayan kan bwat nambah2 duit *ngareepp http://www.cute-smiley.com

Rabu, 19 Januari 2011

9 Artis Wanita Paling Populer Di Search Engine Google


# POPULAR RANK – I
LADY GAGA
SEARCH RESULTS : 85,900,000

# POPULAR RANK – II
Ke$ha
SEARCH RESULTS : 76,100,000


# POPULAR RANK – III
Madonna
SEARCH RESULTS :61,300,00


# POPULAR RANK – IV
Beyonce
SEARCH RESULTS : 55,200,000


# POPULAR RANK – V
Rihanna
SEARCH RESULTS : 53,900,000




# POPULAR RANK – VI
Britney Spears
SEARCH RESULTS : 46,600,000

# POPULAR RANK – VII
Miley Cyrus
SEARCH RESULTS : 34,100,000

# POPULAR RANK –VII
Paris Hilton
SEARCH RESULTS : 33,200,000

# POPULAR RANK – IX
Avril Lavigne
SEARCH RESULTS : 28,900,000